Other's People Mind

by - October 05, 2021

Nemu Foto Nenek❤

Dulu pikiran ini sering muncul saat saya duduk manis di ruang tunggu bandara, dalam bus way, saat ngantri di ruang tunggu bimbingan skripsi dan tempat manapun yang saya singgahi ketika banyak manusia di sana. By the way saat nulis kali ini favorite playlist saya sudah ganti jadi lagunya Agust D alias Suga featuring Nihwa yang 28. Playlist lagu saya dark banget ih belakangan ini.

Oke lanjut, ngomongin isi kepala manusia mungkin saya sudah pernah bahas sekilas di cerita-cerita saya yang sebelumnya, bahwa saya paling penasaran sama pemikiran mereka saat duduk diam di ruang tunggu atau berhenti di lampu merah.

Mungkin salah satu alasannya adalah karena saya ingin mencari ally bahwa sebenarnya manusia ketika menunggu tidak sesenyap kelihatannya. Terus nih ya agak melenceng sih dari topik, wkwk. Saya ngerasa ada satu hal yang aneh di diri saya yaitu saya bisa merasakan emosi orang lain, saat dia marah, kesal, dan sedih, its kinda weird to explain bahwa auranya kerasa ngerti nggak sih maksudnya gimana. Salah satu alasan yang membuat energy saya rasanya habis terkuras kalau pergi keluar dan berinteraksi dengan manusia lain. Thats why kalau keluar saya lebih suka jadi pemerhati dari pada orang yang terlibat conversations.

Well, balik ke topik. Hal ter-favorite yang saya lakukan kalau pergi nemanin sohibul ya berdiam diri sambil merhatiin. Mungkin salah satu alasan kenapa pikiran manusia tidak dapat di dengar biar telinga kita nggak meledak kali ya, bayangin aja kita harus dengerin suara dari diri sendiri dan orang lain.

Mungkin kalau pikiran di kepala manusia bisa di dengar para pejabat nggak bakal ada yang bisa memerintah, kita jadi takut ngapa-ngapain, nggak ada kepercayaan sama sekali.

Memang udah paling bener begini, dengerin aja suara dari kepala sendiri dan biarkan kita menerka-nerka isi hati spesies kita yang lainnya.

Seperti hari ini karena sibuk dengan isi kepala sendiri saya nggak sadar udah jam pulang kantor aja, hehe.

By the way, gimana kabar kamu Oktober ini? Masih awal bulan jangan banyak pikiran (pen nampol diri sendiri) haha. Well, apapun cerita kamu Oktober ini semoga berhasil melewatinya ya, kayak yang dibilang ahjumma  di drama Thats Okay To Not Be Okay, (eh bener nggak sih judulnya ini?) bahwa semua orang di dunia ini menjalani hidup untuk pertama kalinya jadi wajar kalau melakukan kesalahan, karena ini yang pertama kita nggak ada pengalaman sebelumnya (nggak berlaku buat yang pernah mati suri wkwk), bahkan untuk ukuran seorang pemula bisa dibilang we are amzing, haha. Amazing matamu Sovia.

Lastly, selamat menjalani awal minggu yang lagi padat-padatnya guys, semoga bisa makan makanan yang enak saat jam makan siang, akhir kata see ya when I see ya.

Ps. Foto diatas emang nggak ada hubungannya sama isi tulisan ✌

You May Also Like

2 comments

  1. Aku juga suka kepo sama isi pikiran orang lain, Kak 🤣. Makanya kalau ada kekuatan super, aku pengin antara bisa being invisible atau bisa baca pikiran orang. Tapi nggak mau lama-lama juga karena bisa baca pikiran banyak orang pasti melelahkan juga (keinget adegan Jim Carrey yang menjadi Tuhan dimana dia bisa dengar banyak doa orang di saat yang bersamaan, pusing banget wkwkwkwk)

    But anyways, semoga bulan Oktober kita berjalan dengan lancar dan penuh dengan kegembiraan~~ amiiin.

    ReplyDelete
  2. Aku pun penasaran sbnernya.. tapi aku cenderung yang hobi tenggelam dalam percakapan semisal ada kesempatan. Karena dari mereka aku bisa dapat energi gtu.. wahh kita kebalikannya berrti ya Mba Sovia...

    Btw, ini skrang aku lagi sarapan nasi uduk pas baca tulisan Mba.. hehe. Berbeda dengan hari senin kebanyakan orang. Hari senin ini aku libur kerja.. jadi senin rasa weekend.. 😅

    Tetap semangat menjalani bulan oktober untuk semuanya.. semoga bulan ini jadi bulan yang baik untuk kita.. Aminnn 🥳😊

    ReplyDelete

Raise Your Words, Not Voice. It's Rain That Grows Flowers, Not Thunder.
-- El Rumi --